18 November 2010

Ini Sudah Jaman Digital

Dulu saya sering membantu menjaga "kios cuci cetak" foto. Dialog yang sering terjadi adalah:

"Saya mau mencetak foto"

"Bisa, mana negatifnya?"

Negatif yang dimaksud adalah klise atau film negatif. Disebut film negatif karena berbalikan dengan gambar fotonya, bila di foto hasilnya hitam maka di filmnya putih, demikian sebaliknya. Semua foto bisa dicetak asalkan ada negatifnya.

Itu sudah jadul, kini di jaman digital sudah tidak perlu pakai klise lagi, tinggal mencetak dari file digital. Tapi apa benar begitu? Bukankah masih banyak kenangan yang terekam karena ada sisi negatifnya? Masih banyak nama orang yang terekam dan teringat di benak hanya karena hal-hal negatif yang berkaitan dengannya. Ayat diatas mengajak untuk menggantikan semua yang negatif itu dengan semua yang positif.

Mari kita gantikan semua pikiran dan ingatan negatif kita dengan semua yang positif tentang sesama dan kenangan kita. Bukan hanya karena ini sudah jaman digital, tapi pasti karena Tuhan yang menghendakinya demikian.

Tidak ada komentar: